Laman

Kamis, 17 November 2016

Di jual Ayam Pelung Cianjur

Rp 1 juta cepat Hp 087726047597
Alamat Desa Ciampel belakang mesjid besar Kersana - Brebes
Suara panjang usia 7 bulan

Selasa, 08 November 2016

Daftar Harga Ayam Pelung

PETERNAKAN AYAM PELUNG DAN AYAM BANGKOK

Kisaran Harga Ayam Pelung : 1. Ayam Pelung Usia 1 - 6 bulan = 75 rb - 450rb
2. Ayam Pelung Usia 6 bulan - 1 thn = 450 - 1 juta
3. Ayam Pelung Usia 1 thn keatas = 1 juta - ~~ Juta

Kisaran Harga Ayam Bangkok  Jantan:

1. Ayam Bangkok Usia 1 bulan = 25rb
2. Ayam Bangkok Usia 2 bulan = 40rb
3. Ayam Bangkok Usia 3 bulan = 80rb
4. Ayam Bangkok Usia 4 bulan = 100rb
5. Ayam Bangkok Usia 5 bulan = 125rb
6. Ayam Bangkok Usia 6 bulan =  150rb
7. Ayam Bangkok Usia 7 bulan = 175rb
8. Ayam Bangkok Usia 8 bulan -1th = 200rb

Alamat : Desa Ciampel RT 05 RW 01 Kec. Kersana - Brebes Belakang mesjid Besar Kersana
Hp 087726047597

Pemeliharaan Ayam Pelung Agar Menghasilkan Anakan Yang Berkualitas

Jual Ayam Pelung
Ayam Pelung merupakan ayam asli Indonesia yang berasal dari daerah Cianjur Jawa Barat. Ayam Pelung mempunyai beberapa ciri antara lain berkokok panjang dan mengalun, mempunyai pertumbuhan yang cepat dan postur tubuhnya yang gagah dibandingkan ayam kampung biasa. Disamping itu dagingnya lebih empuk dan gurih dibandingkan ayam jenis lain. Tak ayal banyak orang yang memburu jenis ayam ini karena mempunyai beberapa kelebihan.
Jual Indukan Jantan Ayam Peluang
Indukan Jantan Ayam Peluang
Jika Anda ingin memperoleh bibitnya silahkan hubungi kami kapan saja karena kami mendatangkan ayam pelung dari Cianjur ini untuk kami ternakan sehingga menghasilkan banyak keturunan ayam pelung asli Cianjur. Berikut kami sampaikan ciri-ciri bibit yang baik yang bisa dijadikan indukan dikemudian hari:
  1. Berpostur tegap dan gagah.
  2. Pandangan mata tampak tajam
  3. Pada pejantan, jengger berwarna merah.
  4. Kuku pada kaki tampak utuh, tulang kuat dan leher.
    Ayam Pelung Jantan dan Betina
    Ayam Pelung Jantan dan Betina
    Ayam Pelung makanannya tidak begitu berbeda dibandingkan dengan ayam kampung seperti voer atau BR, dedak atau katul, sesekali diberikan buah-buahan, beras giling merah dan jagung giling merah. Untuk penambah stamina perlu diberikan madu ditambah telur, ikan tawar kecil dan menggunakan anak katak atau nasi yang belum matang benar dicampur dengan mentega. Bisa juga dengan ditambahkan cincangan daging siput dan sayuran hijauran.
    Bisa juga diberikan tetes tebu. Caranya dengan mencampurkan voer atau BR, katul, beras merah giling dan ditambahkan tetes tebu secukupnya yang diyakini mampu mendukung pertumbuhan dan kesehatan ayam Pelung. Dengan menjaga pola makan Pelung, diharapkan suara Pelung akan terjaga keindahan dan tidak mudah rusak. Perlakuan tersebut sama untuk jenis ayam Bekisar dan ayam Ketawa.
Untuk melatih agar ayam Pelung mampu bersuara dan berkokok panjang perlu dirangsang dengan memutarkan kaset suara ayam Pelung yang sudah jadi agar ayam Pelung mau menirukan suara ayam Pelung. Disamping itu perlu di mandikan di pagi hari kemudian di jemur hal ini akan membentuk mental kuat karena paling tidak Ayam Pelung akan jinak dan dekat dengan pemiliknya.
Kami menjual Ayam Pelung semenjak dari bentuk telur, anakan yang berumur 1 bulan (jodoan), umur 3 bulan (sangkal), umur 6-7 bulan (jajangkar) hingga ayam Pelung Indukan. Kami bisa mengirimkan ke seluruh wilayah yang memungkinkan jangkauan kargo. Jangkauan kami yang cukup luas dalam pengiriman ayam pelung merupakan bentuk usaha untuk melestarikan jenis ayam asli Indonesia ini agar bisa di budidayakan di banyak tempat.
Jika anda membutuhkan ayam Pelung, silahkan langsung menghubungi kami. Selain ayam Pelung,kami juga menyediakan ayam hias yang berkokok merdu seperti ayam Ketawa dan ayam Bekisar. Semua mempunyai keunikan tersendiri dan kita sebagai pecinta bisa menikmati sensasi dari suara merdunya.
Selamat menikmati.

Tips jitu melatih dan merawat ayam pelung agar suara merdu

Foto ayam pelung
Foto ayam pelung
Cara sukses beternak ayam pelung – Ayam pelung merupakan salah satu ayam yang digolongkan sebagai ayam hias yang bisa dinikmati keindahan dan kemerduan suaranya, sekaligus juga dimanfaatkan sebagai ayam petelur dan pedaging yang unggul. Keunggulan ayam pelung sebagai petelur dikarenakan ayam ini mampu bertelur sebanyak 30 butir per periode. Pertumbuhannya juga tergolong pesat, bahkan bobot ayam pelung jantan yang sudah dewasa bisa mencapai 8 kg. Karena itu, ayam ini sangat baik jika dikawinsilangkan dengan ayam kampung untuk mendapatkan keturunan ayam besar.
Saat ini, para penggemar dan peternak ayam pelung banyak memanfaatkan ayam ini sebagai ayam hias untuk dinikmati keindahan suaranya dibandingkan dengan memanfaatkannya sebagai ayam petelur dan pedaging. Hal ini bisa dimaklumi karena harga jual ayam pelung sebagai ayam penyanyi sangat tinggi. Apalagi jika pernah menjuarai sebuah kontes, tidak hanya ayam tersebut yang berharga mahal, tetapi harga jual keturunannya juga melambung.
Tips melatih ayam pelung agar bersuara merdu
1. Kandang Panggung
Ayam jantan umur 4 bulan mulai belajar berkokok, akan tetapi belum diperlakukan sebagai “penyanyi”. Ia ditaruh di kandang panggung sebagai “penyanyi”, kalau umurnya sudah 8 bulan lebih. Ayam seusia itu sudah dianggap dewasa, suaranya yang melung sudah bisa dinikmati. Kandang panggungnya itu dibuat dari bahan kayu atau bambu. Atapnya bisa dari genting, asbes, ijuk, sirap atau papan. Bentuk kandang persegi panjang dengan ukuran panjang x lebar x tinggi = 100 x 90 x 100 cm. Lantai kandangnya sengaja dibuat berlubang-lubang, agar kotorannya langsung jatuh ke bawah dan tidak mengotori lantai kandang. Kandang itu diberi kaki dari kayu atau bambu sepanjang 2-3 meter, sehingga ia benar-benar berbentuk seperti rumah adat minangkabau atau dangau penunggu padi di sawah. Ayam pelung yang ditaruh dalam kandang itu suaranya akan terdengar jelas dan nyaring sampai pada jarak yang jauh.
2. Makanan ayam pelung
Berilah ayam pelung makanan berupa campuran 9 bagian dedak katul dengan 1 bagian makanan ayam ras. Diberikan dalam bentuk bubur akas, setelah dijerang menggunakan air panas. Secara berkala ayam kesayangannya diberi nasi setengah matang yang dicampur dengan kuning telur dan madu. Seminggu dua kali diberi pisang siem masak. Maksudnya, agar suara ayam pelungnya tetap empuk dan merdu.
Diantara peternak juga ada yang memberi makanan tambahan anak katak, belut, atau ikan kecil-kecil. Makanan itu diberikan 2-3 kali per minggu. Maksudnya agar ayamnya sehat dan rajin berkokok. Sebetulnya yang membuat ayam sehat dan rajin berkokok adalah protein hewaninya, bukan belut atau ikannya. Akan tetapi baik buruknya suara sewaktu bernyanyi sangat tergantung dari pembawaan turunannya, bukan karena dilatih atau pengaruh makanan.
Memandikan ayam pelung
Agar sehat dan rajin berkokok, kebersihan kandang harus terawat baik setiap harinya. Begitu pula makanan dan minumannya, harus terawat kebersihannya. Seminggu sekali, atau paling tidak 2 minggu sekali, ayam dimandikan. Memandikannya pakai sabun. Ayam yang secara berkala dimandikan, bulunya akan tumbuh luwes dan mengkilat, badannya bebas kutu. Sebagai penyanyi di kandang panggung, ayam pelung bisa bertahan 10 tahun lebih, sebelum akhirnya mati tua.

Ayam Pelung

Ayam Pelung merupakan ayam peliharaan asal Cianjur, sejenis ayam asli Indonesia dengan tiga sifat genetik. Pertama suara berkokok yang panjang mengalun. Kedua pertumbuhannya cepat. Ketiga postur badan yang besar. Bobot ayam pelung jantan dewasa bisa mencapai 5 - 6 kg dengan tinggi antara 40 sampai 50 cm.
Menurut cerita tahun 1850 di Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang Cianjur ada Kiayi dan Petani bernama H. Djarkasih atau Mama Acih menemukan anak ayam jantan di kebunnya.

Anak ayam yang trundul di bawa pulang dan dipelihara. Pertumbuhan anak ayam tersebut sangat pesat menjadi seekor Ayam Jago bertubuh besar dan tinggi serta suara kokoknya panjang mengalun dan berirama. Ayam jantan itu dinamakan Ayam Pelung dan oleh Mama Acih dikembangkan, dikawinkan dengan ayam betina biasa.

Sekarang Ayam Pelung ini semakin terkenal dan cukup diminati oleh masyarakat umum, wisatawan nusantara dan mancanegara. Seorang Putra Kaisar Jepang pernah berkunjung ke Warungkondang untuk melihat peternakan Ayam Pelung tersebut. Bahkan di Cianjur setiap tahun diselenggarakan kontes Ayam Pelung yang diikuti pemilik dan pemelihara ayam pelung se-Jawa-Barat dan DKI Jakarta. Ayam Pelung terbaik yang menjadi juara kontes bisa mencapai harga jutaan rupiah.
Nama ayam pelung berasal dari bahasa sunda Mawelung atau Melung yang artinya melengkung, karena dalam berkokok menghasilkan bunyi melengkung juga karena ayam pelung memiliki leher yang panjang dalam mengahiri suara / kokokannya dengan posisi melengkung.
Ayam pelung merupakan salah satu jenis ayam lokal indonesia yang mempunyai karakteristik khas, yang secara umum ciri ciri ayam pelung dapat digambarkan sebagai berikut :
  • Badan: Besar dan kokoh (jauh lebih berat / besar dibanding ayam lokal biasa)
  • Cakar: Panjang dan besar, berwarna hitam, hijau, kuning atau putih
  • Pial: Besar, bulat dan memerah
  • Jengger: Besar, tebal dan tegak, sebagian miring dan miring, berwarna merah dan berbentuk tunggal
  • Warna bulu: Tidak memiliki pola khas, tapi umumnya campuran merah dan hitam ; kuning dan putih ; dan atau campuran warna hijau mengkilat
  • Suara: Berkokok berirama, lebih merdu dan lebih panjang dibanding ayam jenis lainnya.
Budidaya Ayam Pelung
Budidaya yang bertujuan untuk menghasilkan keturunan ayam pelung yang unggul dan baik terus dilakukan secara teliti dan tepat, yang mencakup antara lain : Pemilihan Induk, Pemilihan Pejantan, Teknik pemeliharaan dan kesehatan (sanitasi kandang & vaksinasi berkala). Dengan perkembangan teknologi belakangan ini, kita semua sependapat bahwa ayam pelung harus dikembangkan dan dibudidayakan secara maksimal untuk kepentingan kesejahteraan manusia, tetapi dari sisi melestarikan dan mengembangkan ayam pelung dengan tidak harus merusak atau memusnahkan ras pelung yang sudah ada dan terbukti memiliki berbagai keunggulan.
Kontes Dan Bursa Ayam Pelung
Seperti halnya burung perkutut atau burung kicauan lainnya, ayam jago pelung juga dikonteskan yang menitik beratkan kepada alunan suaranya, dan sekarang ini hampir semua aspek sudah mendapat penilaian dalam suatu kontes : kontes suara khusus untuk jago ayam pelung, kontes penampilan, bobot badan dan juga untuk Pelung betina yang meliputi lomba lokal, nasional maupun internasional yang telah diagendakan secara terorganisir pada setiap tahunnya.
Pada kontes Ayam Pelung tersebut selain diadakan lomba tarik suara dan lainnya juga merupakan arena bursa penjualan dari anak ayam sampai ayam dewasa, dari usia 0 s/d 1 bulan (jodoan), usia 3 bulan (sangkal), usia 6 s/d 7 bulan (jajangkar), sampai kepada ayam pelung yang sudah jadi (siap kontes). Dengan demikian lomba/kontes ayam pelung sekaligus merupakan bursa penjualan, promosi dan sosialisasi khusus ayam pelung. Melalui bursa semacam ini para pembeli, penjual dan penggemar merasa puas karena pada umumnya mendapatkan bibit-bibit maupun induk yang berkualitas dan tambahan pengetahuan tentang segala hal mengenai ayam pelung yang cukup memuaskan dari sesama peternak dan penggemar.